Lama tanpa bertukar suara. Aku sebenarnya punya banyak cerita membosankan untuk kamu tanyakan yang akan aku tunda sampai kamu minta beberapa kali. Sudah kubilang, benar kan?, kalau ternyata aku sudah bergantung?. Semua hal menarik mengingatkanku tentang reaksimu yang tidak akan aku saksikan. Rak di toko buku yang sengaja aku lewati hanya karena aku pikir kamu akan suka. Pengamen jalanan yang membuatku duduk lebih lama hanya karena dia membawakan lagu kesukaanmu. Ada terlalu banyak kamu di dunia ini untuk satu kamu yang aku tidak tahu ada. Dunia ternyata serius tentang kembali menjadi misterius. Tentang bagaimana jalan yang tidak pernah kita lalui malah menjadi kenangan kuat yang berlalu. Aku bingung sbenarnya selama ini apa yang kulawan, perasaanku untuk membangun tembok atau ketakutanku untuk merutuhkan tembok itu sendiri. Malam ini bulan separuh, bulan yang sama saat kamu lahir. Aku ingin bilang itu tapi kamu masih belum muncul. Mungkin kepalamu sedang rumit, rutinitasmu semakin menyita waktu, atau berbicara denganku mulai terasa membosankan. Bagaimana, ya? dari dulu aku paling takut manusia berubah. Dan aku terus membuat batasan atas apa yang tidak bia kukendalikan, termasuk kabarmu. Ada yang belum kubilang, alasan aku mulai berhenti mencari tahu tentangmu. Bukan karena aku tidak suka, tapi kerena bagimu aku terlalu siapa untuk terluka. Jadi bagaimana kabarmu?
0 komentar:
Posting Komentar