Inilah sebuah perjalanan, nikmatilah semuanya. Jatuhlah dan sambutlah semua rasa

Kamis, 02 Juli 2015

Empat Bait Tentangmu



Tiada yang lebih bijak melebihi rintikmu
Bahkan luka yang kau beri terlalu indah untuk disebut luka
Dan sakit yang kau beri terlalu manis untuk dianggap bisa
Sebab kau adalah alasan mengapa kepompong bisa menjadi kupu-kupu
Walau kadang kenanganmu memaksa air mata mengucur deras
Kau tetap merpati
Yang selalu kunanti

Kau adalah busa yang sempat menjadi buih
Memaksa logika hanyut dalam gelombang cinta
Hingga menjadikanku tunanetra

Kau..
Adalah pelangi yang menghiasi semesta dengan tawa
Kau adalah bendera yang layak diperjuangkan
Sampai di puncak Himalaya
Untuk dikibarkan dibawah tirai cahaya

Dan kau..
Adalah nama yang selalu aku bicarakan dengan Tuhan


2 Juli 2015

3 komentar:

  1. Pengen bisa ngerangkai kata kaya gitu :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo belajar gan ! Kalo ada niat pasti dimudahkan

      Hapus
  2. This poet is the one that i love most.

    "tiada yang lebih bijak melebihi rintikmu, bahkan luka yang kau beri terlalu indah untuk disebut luka,dan sakit yang kau beri terlalu manis untuk dianggap bisa"

    BalasHapus

Author

Foto saya
Tangerang Selatan, Indonesia

Copyright © Perjalanan Rasa | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com